Sekolah Tatap Muka Segera Mulai, IDAI Ungkap Langkah Hindari Resiko Penularan Varian Baru COVID – 19

Pendidikan

Sekolah Tatap Muka Segera Mulai, IDAI Ungkap Langkah Hindari Resiko Penularan Varian Baru COVID – 19

Gelaran pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ajaran 2021 Juli mendatang hingga saat ini masih berupa rencana yang dicanangkan pemerintah. Terdapat beragam hal yang masih harus dipersiapkan secara matang termasuk keberadaan varian baru virus corona. Melansir kontan.co.id, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Aman Pulungan menyatakan kekhawatirannya terhadap hal tersebut.

Ya, pihaknya diketahui menjelaskan adanya varian baru ini sewaktu – waktu bisa saja menimbulkan resiko penularan pada anak dan remaja sekolah. Bukan tanpa alasan, pada beberapa kasus yang terjadi di sejumlah negara seperti Italia, Belanda, Perancis, India, dan juga Malaysia mengindikasikan bahwa resiko penularan terhadap partisipan sekolah tatap muka disinyalir cukup tinggi.

Berlatar – belakang pada data yang dirilis oleh British Medical Journal di Januari lalu, terkait merebaknya varian B.1.1.7 asal Inggris yang mengintai pasien usia bawah 10 tahun, Aman menyatakan bahwa pembukaan sekolah kembali bisa saja menimbulkan kewaspadaan tersendiri. Ya, data yang ditemukan menyatakan bahwa peningkatan penularan pada anak terkait varian B.1.1.7 mencapai 23 persen.

Oleh karena itu, pihaknya pun menyampaikan bahwa kasus yang terjadi di negara lain sudah sepatutnya menjadi pelajaran bagi kita. Bahkan pembukaan sekolah kembali seharusnya terlebih dahulu melalui anjuran dari IDAI dan organisasi profesi kesehatan. Hal ini juga perlu dibarengi dengan beberapa langkah pasti terkait mitigasi resiko.

Langkah tersebut dapat berupa implementasi sistem bubble, penggunaan masker, penerapan ventilasi yang baik hingga pembatasan jumlah siswa. Yang tak kalah penting, screening terhadap guru, siswa, dan juga staf sekolah seharusnya dilakukan secara berkala. Dengan begitu, resiko penularan varian baru virus corona pada anak dan remaja dapat sebaik mungkin ditekan.

Back To Top