Segera Digelar Juli Mendatang, Kemendikbud Resmi Hadirkan Panduan Sekolah Tatap Muka

Pendidikan

Segera Digelar Juli Mendatang, Kemendikbud Resmi Hadirkan Panduan Sekolah Tatap Muka

Rencana gelaran sekolah tatap muka di Indonesia Juli mendatang kini semakin matang. Melansir CNBC Indonesia, hal tersebut terbukti melalui hadirnya Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID – 19 yang resmi dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Panduan tersebut berisikan tentang aturan terkait rencana pelaksanaan sekolah tatap muka. Berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan:

  1. Sekolah tatap muka terbatas dibagi dalam 2 fase. Fase pertama disebut dengan masa transisi yang berlangsung 2 bulan setelah sekolah dimulai. Sementara fase kedua adalah masa tahun ajaran baru.
  2. Pembelajaran jarak jauh tetap diselenggarakan sebagai pilihan bagi orang tua siswa yang masih mengkhawatirkan kondisi pandemi.
  3. Baik tenaga pengajar maupun siswa diupayakan telah melalui proses vaksinasi COVID – 19 terlebih dahulu.
  4. Bagi sekolah yang memutuskan untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) harus memenuhi beberapa standar seperti penerapan protokol kesehatan, pembentukan satgas COVID, serta mempersiapkan panduan metode PTM terbatas maupun jarak jauh.
  5. Penyelenggaraan sekolah tatap muka diberlakukan shift dengan kapasitas kelas maksimal 50 persen dari total jumlah siswa.
  6. Bila terdapat kasus aktif, sekolah diharapkan segera melapor pada satgas COVID – 19 dan pihak berwenang serta segera menghentikan aktifitas paling cepat 3 x 24 jam.

Sekolah tatap muka yang direncanakan ini tidaklah bersifat wajib bagi para siswa. Baik siswa dan orang tua masih dapat memilih apakah akan ikut serta pada kesempatan ini atau tidak jika itu terkait kenyamanan kedua belah pihak. Metode pembelajaran jarak jauh bisa menjadi pilihan yang tepat dalam kondisi ini.

Back To Top