Perkembangan Rencana Sekolah Tatap Muka di Tengah Lonjakan Kasus COVID Pasca Libur Lebaran

Pendidikan

Perkembangan Rencana Sekolah Tatap Muka di Tengah Lonjakan Kasus COVID Pasca Libur Lebaran

Lonjakan kasus COVID – 19 di Indonesia pasca libur lebaran nampaknya memengaruhi rencana pemerintah dalam menggelar sekolah tatap muka. Melansir kompas.com, rencana yang awalnya akan segera dimulai pada Juli mendatang harus ditunda atau bahkan dibatalkan di sebagian daerah Jabodetabek. Lantas, bagaimana kabar terkini terkait gelaran sekolah tatap muka di Indonesia?

DKI Jakarta melalui pemerintah daerah setempat hingga saat ini diketahui belum memberikan keputusan akhir terkait rencana pembukaan sekolah kembali. Lonjakan kasus COVID – 19 dikabarkan membuat sejumlah rumah sakit rujukan ketar – ketir menangani pasien yang terinfeksi. Oleh karena itu, sebagai langkah cepat, Jakarta hanya memutuskan untukmenghentikan sementara uji coba tatap muka.

Sementara di Tangerang, baik uji coba maupun rencana pembukaan sekolah kembali keduanya sama – sama dibatalkan untuk jenjang SD dan SMP. Angka kasus COVID – 19 sendiri di Tangerang hingga saat ini mencapai 10.505. Arief R. Wismansyah selaku Wali Kota Tangerang mengaku bahwa pihaknya kini masih berfokus menangani lonjakan kasus saja sebelum kembali menggelar rencana sekolah tatap muka.

Sedikit berbeda dengan Tangerang, pemerintah daerah Depok masih akan melakukan evaluasi lonjakan kasus COVID – 19 hingga 2 pekan sebelum sekolah tatap muka resmi digelar. Saat ini sekolah masih dilakukan secara daring. Sementara jika di tanggal 5 sampai 18 Juli angka penyebaran kasus infeksi dapat menurun bukan tidak mungkin rencana pembukaan sekolah kembali bisa resmi dilaksanakan.

Back To Top