Mendikbud Ijinkan Dibukanya Sekolah Tatap Muka Tanpa 3 Aktifitas Ini

Pendidikan

Mendikbud Ijinkan Dibukanya Sekolah Tatap Muka Tanpa 3 Aktifitas Ini

Rencana pembukaan sekolah tatap muka terbatas di daerah Zona Merah COVID – 19 sepertinya kian matang saja. Hal ini secara nyata didukung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Nadiem Makarim melalui konferensi pers secara digital beberapa hari lalu. Melansir kompas.com, meski perencanaan tersebut kian matang Nadiem mengatakan sekolah dilarang mengijinkan 3 aktifitas siswa.

Dua aktifitas di antaranya adalah kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler. Hal tersebut diputuskan bukanlah tanpa alasan. Pasalnya baik kegiatan olahraga maupun ekstrakurikuler sama – sama memungkinkan siswa untuk berkerumun. Tentu saja, kekhawatiran akan resiko meningkatnya kemungkinan penularan virus corona tak bisa dihindari.

Tidak hanya itu, pembukaan kantin sekolah juga belum diijinkan. Nadiem mengatakan peraturan ini kelak diharapkan hanya akan bersifat sementara saja. Paling tidak, larangan atas diadakannya ketiga kegiatan tadi hanya berlangsung selama masa transisi saja yakni dua bulan pertama berlangsungnya sekolah tatap muka. Namun, kegiatan lain di luar sekolah masih diperbolehkan.

Selain pelarangan atas beberapa jenis kegiatan sekolah, Nadiem juga menegaskan bahwa kelak proses belajar ini harus segera dihentikan jika ada warga sekolah yang terindikasi terinfeksi COVID – 19. Penutupan mungkin saja dilakukan hingga sekolah terkait dinyatakan nol kasus positif virus corona. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Back To Top