Ketua Satgas COVID – 19 IDI Nilai Uji Coba Sekolah Tatap Muka DKI Jakarta Masih Tinggi Resiko

Pendidikan

Ketua Satgas COVID – 19 IDI Nilai Uji Coba Sekolah Tatap Muka DKI Jakarta Masih Tinggi Resiko

Pemerintah Daerah DKI Jakarta mulai hari ini resmi menggelar uji coba terkait sekolah tatap muka. Melansir detikNews, terdapat setidaknya 85 sekolah yang menjadi pilot project dan akan berlangsung hingga 29 April mendatang. Meskipun telah memberanikan diri menggelar uji coba, nyatanya kekhawatiran akan resiko penularan virus corona masih tinggi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Prof. Zubairi Djoerban selaku Ketua Satuan Tugas COVID – 19 Ikatan Dokter Indonesia. Seperti dilansir melalui suara.com kekhawatiran setidaknya berlandaskan 3 hal. Salah satu di antaranya adalah angka positivity rate yang tergolong masih tinggi yakni berada di atas 10 persen.

Menurut Zubairi, angka ini masih sangat berbahaya dimana setidaknya gelaran sekolah tatap muka dapat dikatakan aman jika telah tembus di bawah 5 persen. Tidak hanya itu, pihaknya juga mengkhawatirkan bahwa akan terdapat kemungkinan warga sekolah melanggar aturan protokol kesehatan.

Situasi udara DKI Jakarta yang tergolong panas membuat sebagian masyarakat tidak betah berlama – lama menggunakan masker atau pun face shield. Hal inilah yang bisa meningkatkan kemungkinan penularan virus corona antar warga sekolah. Yang lebih mengerikan lagi, terdapat kemungkinan bahwa COVID – 19 bersifat airbone atau dapat menyebar melalui udara.

Kemungkinan peningkatan angka penularan bisa jadi kembali tinggi. Hal ini menjadi alasan mengapa situasi pandemi virus corona belum dapat dikategorikan terkendali dengan benar. Berlandaskan hal tersebut, Zubairi pun merasa bahwa pembukaan kembali sekolah bukanlah merupakan keputusan yang tepat untuk saat ini meskipun hanya sekedar uji coba saja.

Back To Top