Ini Dia Keutamaan Menepati Janji

Kemanusiaan

Ini Dia Keutamaan Menepati Janji

Kehadiran media sosial membuat hubungan manusia menjadi sangat luas dan tak terbatas. Tidak jarang, komunikasi juga dapat dilakukan dengan lebih mudah dan praktis. Beragam rencana dapat dikembangkan bersama meski jarang tatap muka. Dari segala macam kemudahan ini hendaknya hubungan manusia dapat terjalin dengan lebih baik lagi.

Sayangnya, kemudahan berkomunikasi di beberapa kondisi masih saja tak dimanfaatkan dengan baik. Membuat janji terasa mudah namun melupakannya bahkan lebih ringan lagi. Hanya dengan menyisipkan pesan pada media sosial seseorang bahkan bisa membatalkan janjinya tanpa peduli ada orang lain yang telah menyisihkan waktu lebih banyak dibanding dirinya.

Hal seperti ini jika hanya sekali dua kali terjadi mungkin masih bisa dimaklumi. Namun bagaimana jika tidak menepati janji menjadi kebiasaan yang hakiki? Janji sendiri sejatinya merupakan sebuah keputusan yang dibuat oleh seseorang terkait kesediaan dan kesanggupannya untuk melakukan suatu hal. Dalam ajaran agama Islam, janji dianggap sebagai hutang. Allah SWT terkait hal ini pernah berfirman,

“Dan tepatilah janji dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu melanggar sumpah setelah diikrarkan, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (QS. An – Nahl ayat 91)

Dari hadist di atas dapat diketahui bahwasanya menepati janji adalah sebuah kewajiban. Bagi umat Muslim, hal tersebut adalah sebagian dari kebaikan akhlak. Bukan tanpa alasan, pasalnya dengan memenuhi janji yang telah dibuat diharapkan dapat memperkecil kemungkinan seseorang mengalami kekecewaan. Hal ini pulalah yang dikhawatirkan dapat menimbulkan perselisihan antar sesama.

Oleh karena itu, jika memang merasa tidak mampu memenuhi sebuah tuntutan seseorang dianjurkan untuk tidak mengumbar janji. Bersikap apa adanya serta menjaga hubungan antar sesama lebih diutamakan ketimbang menebar ucapan yang tak dapat dituntaskan dengan perbuatan. Tetaplah menjadi pribadi yang  baik dengan menjaga kenyamanan antar sesama.   

Back To Top